Berita terbaru di Indonesia, informasi menarik dan berbagai tips dan trik ada disini!

Hanya Bercanda, Motif Pelaku Bullying Terhadap Bocah Penjual Jalangkote

Ini adalah artikel lanjutan dari artikel sebelumnya yang sempat viral, apabila kalian belum membaca artikel tersebut kalian bisa klik link dibawah ini untuk menuju ke artikel yang viral tersebut.

Pelaku Pembullyan Bocah Penjual Jalangkote Diciduk Polisi

Dalam artikel tersebut sudah tertangkap para pelaku bullying kepada korban (RZ) serta polisi mulai mendalami kasus bullying tersebut, untuk video cuplikan bullying Pram sertakan dalam link diatas ya, silahkan buka link diatas untuk melihat video bullying pelaku terhadap korba (RZ). Sekarang mari kita bahas motif para pelaku membully korban (RZ).

Melalui hasil pemeriksaan kepolisian, kedelapan orang pelaku melakukan bullying terhadap korban RZ atas dasar iseng atau bercanda.

bullying rizal bocah penjual jalangkote

AKBP Ibrahim Aji selaku Kapolres Pangkep menyatakan bahwa kedelapan pelaku melakukan aksi bullying hanya karena iseng dan untuk bercanda. Pelaku mengungkapkan bahwa korban pernah mengatakan bahwa dirinya merupakan jaogan di kampung tersebut.

“Korban pernah bercanda dan mengatakan dalam bahasa Bugis (iya' tolo'na Ma'rang) yang artinya iya jagoannya daerah Ma’rang. Di situlah, para pelaku mengerjai korban sebagai bahan candaan, tetapi kelewat batas,” ucap Ibrahim.

Para pelaku bullying ini tetap diproses secara hukum, meskipun motifnya hanya bercanda. Terlebih lagi para pelaku juga sempat memukul korban dan mendorong hingga jatuh tersungkur ke jalan.

motif bullying bocah penjual jalangkote

“Akibat perbuatan Firdaus, korban menderita luka lecet di lengan kirinya. Sedangkan tujuh pelaku lainnya tetap diproses hukum karena mem-bully anak di bawah umur sesuai Undang-Undang Perlindungan anak,” imbuhnya.

Pelaku yang memukul korban akan dijatuhi Pasal 80 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara tiga tahun enam bulan. Sedangkan pelaku lainnya akan dijatuhi Pasal 76c UU Perlindungan Anak dengan ancaman penjara tiga tahun enam bulan akibat ulahnya.
Share:

Tidak ada komentar:

Postingan Populer

Berlangganan

Statistik Blog

Kategori

Berlangganan

Arsip Blog

Berlangganan

Space Iklan

Loading...