Berita terbaru di Indonesia, informasi menarik dan berbagai tips dan trik ada disini!

10 Mei Diperingati Sebagi Hari Ibu Internasional, Lalu Apa Bedanya dengan Hari Ibu Nasional?

perbedaan mendasar hari ibu internasional dan hari ibu nasional

Tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu nasional. Sedangkan hari ibu internaional diperingati setiap Minggu kedua bulan Mei, tahun ini perayaan hari ibu internasional berlangsung tanggal 10 Mei.

Hari Ibu yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Mothers Day adalah hari peringatan atau perayaan untuk menghormati peran seorang ibu didalam keluarganya, baik untuk suami, atau anak-anaknya. Perayaan ini serupa dengan perayaan untuk keluarga lain, seperti peringatan Hari Ayah dan Hari Saudara.

contoh ucapan hari ibu

Perayaan hari ibu bisa dirayakan dengan berbagai cara yang spesial, bisa dengan memberikan ucapan dalam bentuk kartu ucapan maupun secara langsung atau lisan, bisa juga dengan memberikan kado untuk sang ibu. Dan bisa juga dengan membebastugaskan ibu dari pekerjaan tugas sehari-harinya yang dianggap merupakan kewajibannya seperti merawat anak, mencuci piring kotor, mencuci pakaian atau membersihkan rumah.

Perayaan hari ibu juga dirayakan pada berbagai waktu yang berbeda di berbagai negara lain didunia. Biasanya yang paling umum adalah pada Maret atau Mei. Sebagai contoh di Amerika dan lebih dari 75 negara lain di dunia (Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, Hongkong dan lainnya) hari ibu dirayakan tiap hari Minggu di pekan kedua pada bulan Mei. Sedangkan pada beberapa negara di Timur Tengah dan Eropa, Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day diperingati setiap tanggal 8 Maret.
8 maret hari ibu

Sementara itu, dinegara kita Indonesia. Perayaan hari ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember tiap tahunnya sejak tahun 1953.

Sejarah Hari Ibu Di Berbagai Negara

Secara historis perayaan hari ibu bisa ditelusuri ke jaman Yunani kuno dan Romawi, yang mengadakan festival untuk menghormati dewi ibu Rhea dan Cybele. Namun perayaan modern hari ibu yang paling jelas adalah festival Kristen awal yang dikenal sebagai "Pekan Ibu".

Apabila kita melihat tradisi besar masyarakat di Inggris dan beberapa bagian di Eropa perayaan ini jatuh di Minggu keempat pra Paskah dan pada awalnya dianggap sebagai saat kembalinya ke "gereja induk" (gereja utama disekitar rumah). Seiring berjalannya waktu tradisi ini bergeser menjadi liburan yang lebih sekuler dan anak-anak akan menyajikan ibu mereka bunga dan simbol lainnya sebagai bentuk apresiasi untuk seorang ibu. Namun kebiasaan ini memudar dalam popularitasnya penggabungan dengan hari ibu di Amerika di tahun 1930-an dan 1940-an.

anna reeves jarvis sebagai tokoh yang memperjuangkan hak perempuan

Sementara itu, menurut pandangan modern di Amerika Serikat akar perayaan hari ibu dirayakan setiap hari Minggu di pekan kedua pada bulan Mei. Perayaan ini dimulai pertama kali pada awal abad 20 ketika Anna Reeves Jarvis dari Virginia Barat mengadakan peringatan atas kematian ibundanya di Grafton, West Virginia pada tahun 1908.

Hari ibu sempat diajukan sebagai hari libur nasional pada tahun 1908 namun kongres Amerika Serikat menolak pengajuan tersebut. Baru selanjutnya seluruh negara bagian di Amerika Serikat menjadikan hari ibu sebagai hari libur pada tahun 1911. Ini terwujud atas ketekunan Anna yang terus mempromosikan hari ibu dengan mendirikan Asosiasi Internasional Hari Ibu dan terbayar dengan ditandatanganinya deklarasi yang mejadikan hari ibu sebagai hari libur nasional Amerika Serikat oleh Woodrow Wilson pada tahun 1914.

Sejarah Hari Ibu Nasional Di Indonesia

Hari ibu di Indonesia pertam kalinya dirayakan pada ulang tahun Kongres Perempuan Indonesia yang pertama. Kongres ini diselenggarakan pada tanggal 22 sampai 25 Desember 1928 dan dihadiri sekitar 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatera di gedung Dalem Jayadipuran di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta. Tujuan dari kongres ini adalah untuk menyuarakan hak-hak perempuan dalam pendidikan dan pernikahan. Berbagai organisasi perempuan telah didirikan sejak tahun 1912 sebagai buah inspirasi dari pahlawan perempuan abad 19 seperti RA Kartini, Cut Nyak Meutia, Martha Christina Tiahahu, Nyai Ahmad Dahlan, Maria Walanda Maramis, Rasuna Said, Dewi Sartika dan pahlawan perempuan lainnya.

ra kartini pahlawan wanita indonesia

Kemudian peringatan hari ibu dirayakan secara nasional pada tanggal 22 Desember dan diresmikan sebagai hari nasional dengan diresmikannya Dekrit Presiden No. 316 Tahun 1953 oleh presiden Ir. Soekarno pada ulang tahun ke 25 kongres perempuan Indonesia.

Perayaan hari ibu di Indonesia sendiri bertujuan untuk merayakan semangat perempuan Indonesia dan juga untuk meningkatkan kesadaran dalam berbangsa dan bernegara. Kemudian seiring berjalannya waktu terjadi banyak perubahan arti dari hari ibu. Kini, hari ibu dimaknai dengan perayaan untuk menyatakan cinta kepada seorang ibu. Seperti dengan memberikan ucapan spesial, kado, dan menyelenggarakan berbagai acara dan kompetisi seperti lomba memasak dan memakai kebaya.

hari ibu
Share:

Tidak ada komentar:

Postingan Populer

Berlangganan

Statistik Blog

Kategori

Berlangganan

Arsip Blog

Berlangganan

Space Iklan

Loading...